Make your own free website on Tripod.com

PENGERTIAN HIV dan AIDS

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang artinya adalah Virus yang menyerang daya tahan tubuh manusia. Jadi HIV bukanlah nama suatu penyakit, melainkan nama virus. Virus HIV ini hanya menyerang manusia saja. Virus ini menyerang daya tahan tubuh (sistem kekebalan) manusia sehingga sistem kekebalan manusia dapat menurun tajam bahkan hingga tidak berfungsi sama sekali. Orang yang terinfeksi HIV, cepat atau lambat (sekitar 2 sampai 10 tahun) akan menderita AIDS.

AIDS sendiri adalah singkatan dari Acquired Immnunodeficiency Sindrome yang berartikumpulan gejala-gejala penyakit yang timbul karena menurunnya atau hilangnya sistem kekebalan tubuh. Jadi penyebab kematian yang banyak dialami oleh penderita AIDS ini adalah penyakit-penyakit lain yang masuk yang tidak bisa lagi ditolak oleh tubuh karena sistem kekebalan tubuh telah menurun drastis atau hilang sama sekali. Padahal penyakit-penyakit ini (seperti jamur, basil, beberapa jenis virus, dll) tidak menyebabkan kelainan yang sangat serius pada orang normal, bahkan kadang kala tidak menimbulkan gejala sama sekali.

 

PENYEBARAN VIRUS HIV

Virus HIV sebenarnya hanya dapat ditularkan melalui darah, air mani, dan cairan vagina. Walaupun virus HIV juga ditemukan dalam ASI, air liur, air mata, ataupun air kencing (dalam jumlah yang sangat sedikit), namun hingga saat ini belum ada penularan yang terjadi oleh karena cairan-cairan tubuh tersebut. Walaupun kelihatannya virus HIV itu tidak mudah menular, tetapi semua orang harus waspada karena virus HIV dapat menyerang siapa saja dan kemudian menularkannya ke orang lain tanpa disadarinya.

Secara garis besar, penyebaran virus HIV dapat kita bagi menjadi 4 bagian :

 

 

GEJALA-GEJALA YANG DITIMBULKAN

Sebagian besar orang yang terinfeksi virus HIV tidak menunjukkan gejala apapun dalam waktu 2 - 10 tahun dan merasa sehat-sehat saja. Seringkali orang tersebut bahkan tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi virus HIV. Namunpun demikian, orang yang terinfeksi virus HIV akan menjadi pembawa penular virus HIV kepada orang lain. Secara garis besar, orang yang terinfeksi HIV (yang belum menderita AIDS) dapat dibagi menjadi dua bagian : · Pengidap tidak menunjukkan gejala apapun baik kondisi maupun hasil pemeriksaan darahnya (negatif). Ini terjadi karena pada waktu virus masuk ke dalam peredaran darah, tubuh belum membentuk antibodi terhadap virus HIV. Periode ini disebut periode jendela. · Pengidap yang sudah terinfeksi virus HIV yang tidak menunjukkan gejala, tetapi tes darahnya positif. Keadaan ini bisa berlangsung antara 2 - 10 tahun.

Sedangkan orang yang telah menderita AIDS, mempunyai gejala-gejala sebagai berikut :